Pengembangan Modul Kesehatan Reproduksi Remaja Berbasis Budaya Lokal untuk Pencegahan Pernikahan Dini dan Penyakit Menular Seksual di Puskesmas Kambesko

Penulis

  • Sakinah Damai Yanti Surisna Okrianti
  • Fika afrilia Universitas Riau Indonesia

Kata Kunci:

Modul kesehatan reproduksi, remaja, budaya lokal, pernikahan dini, penyakit menular seksual

Abstrak

Masalah kesehatan reproduksi remaja, seperti pernikahan dini dan penyakit menular seksual, masih dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan serta keterbatasan media edukasi yang sesuai dengan karakteristik remaja. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Modul Kesehatan Reproduksi Remaja Berbasis Budaya Lokal sebagai media edukasi untuk pencegahan pernikahan dini dan penyakit menular seksual di Puskesmas Kambesko. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Modul dikembangkan melalui analisis kebutuhan, validasi ahli materi dan ahli media, serta uji coba kepada remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan layak digunakan sebagai media edukasi kesehatan reproduksi remaja. Penggunaan modul berbasis budaya lokal mampu meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pencegahan pernikahan dini dan penyakit menular seksual.

Diterbitkan

2026-02-28

Cara Mengutip

Damai Yanti, S., & Fika afrilia. (2026). Pengembangan Modul Kesehatan Reproduksi Remaja Berbasis Budaya Lokal untuk Pencegahan Pernikahan Dini dan Penyakit Menular Seksual di Puskesmas Kambesko. CURA: Midwifery and Medicine – Advances in Health Management, 3(1). Diambil dari https://jurnal.unrida.ac.id/index.php/CURA/article/view/119

Terbitan

Bagian

##section.default.title##

Artikel Serupa

1 2 3 4 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.