Pengembangan Aplikasi Mobile Berbasis Artificial Intelligence untuk Deteksi Dini Risiko Pernikahan Dini pada Remaja Perempuan
Abstrak
Perkawinan pada usia di bawah 19 tahun merupakan persoalan kesehatan reproduksi, pendidikan, dan perlindungan anak yang memerlukan deteksi kebutuhan dukungan secara dini. Penelitian ini bertujuan mengembangkan prototipe aplikasi mobile berbasis artificial intelligence (AI), SIAGA Remaja AI, serta menyusun kerangka validasi lapangan yang metodologis untuk remaja perempuan di Kabupaten Indragiri Hulu. Desain penelitian menggunakan development study berbasis ADDIE yang dibatasi pada tahap Analysis, Design, dan Development, disertai simulasi komputasional sebagai proof-of-concept. Konteks lokal menggunakan data resmi Kabupaten Indragiri Hulu tahun 2024 yang tersedia pada publikasi 2025. Model konseptual memuat tujuh prediktor: usia, literasi kesehatan reproduksi, literasi kesehatan digital, dukungan keluarga, status sekolah, kerentanan ekonomi, dan tekanan norma/keluarga. Outcome prototipe didefinisikan sebagai kebutuhan skrining lanjutan, bukan kejadian perkawinan dini. Instrumen dirancang melalui kisi-kisi multidomain, validasi isi pakar, uji keterbacaan remaja, serta rencana uji konstruk dan reliabilitas pada studi lapangan. Karena data responden nyata belum tersedia, simulasi 600 profil hanya digunakan untuk menguji alur komputasi dan antarmuka; metrik diskriminasi tidak diperlakukan sebagai bukti empiris populasi. Rancangan validasi lapangan menggunakan multistage cluster sampling pada remaja perempuan usia 15–18 tahun, analisis regresi logistik terpenalti dan machine learning, evaluasi kalibrasi, diskriminasi, decision-curve analysis, serta fairness. Prototipe dinilai layak sebagai kerangka pengembangan, tetapi efektivitas dan validitas prediktifnya harus dibuktikan menggunakan data prospektif sebelum implementasi layanan.






