Pengembangan Model Holistik Pencegahan Pernikahan Dini dan Penyakit Menular Seksual melalui Integrasi Literasi Digital, Ketahanan Keluarga, Peer Support, dan Layanan Kebidanan Remaja di UNRIDA
Abstrak
Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi, seperti pernikahan dini dan penyakit menular seksual (PMS), yang dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, literasi kesehatan, dukungan keluarga, dan lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Indeks Kerentanan Kesehatan Reproduksi Remaja (IKKRR) sebagai alat prediksi risiko pernikahan dini dan PMS pada remaja. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan pengembangan model. Sampel penelitian sebanyak 100 siswa SMA Negeri 2 Rengat yang dipilih melalui proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat, serta regresi logistik. Sebagian besar responden berusia 16–17 tahun (62%), berjenis kelamin perempuan (62%), dengan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi kategori sedang (50%). Literasi kesehatan reproduksi, dukungan keluarga, pengaruh teman sebaya, dan akses informasi kesehatan berhubungan signifikan dengan tingkat kerentanan kesehatan reproduksi remaja (p < 0,05). Indeks Kerentanan Kesehatan Reproduksi Remaja (IKKRR) dapat digunakan sebagai instrumen skrining awal untuk mengidentifikasi risiko pernikahan dini dan penyakit menular seksual serta menjadi dasar penyusunan intervensi kesehatan reproduksi berbasis sekolah






