Model Integrasi Layanan Kebidanan Remaja, Konseling Digital, dan Skrining Penyakit Menular Seksual Berbasis Sekolah
Abstract
yang dapat memberikan dampak terhadap kesehatan reproduksi, pendidikan, psikologis, sosial, dan masa depan remaja. Upaya edukasi perlu dikembangkan dengan metode yang sesuai dengan karakteristik remaja dan perkembangan teknologi digital. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah edukasi berbasis digital storytelling, yaitu penyampaian pesan kesehatan melalui cerita digital yang menggabungkan narasi, gambar, video, suara, dan pesan edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi berbasis storytelling digital terhadap sikap remaja mengenai pencegahan pernikahan dini dan kehamilan remaja. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Penelitian melibatkan 150 remaja yang diberikan edukasi melalui media storytelling digital. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur sikap remaja sebelum dan setelah intervensi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor sikap remaja setelah diberikan edukasi berbasis storytelling digital. Edukasi melalui cerita digital mampu meningkatkan pemahaman emosional, ketertarikan, dan keterlibatan remaja dalam menerima pesan mengenai risiko pernikahan dini dan kehamilan remaja. Edukasi berbasis storytelling digital dapat menjadi salah satu alternatif media promosi kesehatan reproduksi yang inovatif dan sesuai dengan karakteristik remaja






