Hubungan Usia Ibu Dengan Kejadian BBLR di Kabupaten Siak Tahun 2025

Authors

  • Siti Aisyah Universitas Riau Indonesia
  • devi dian aulia midwife

Keywords:

Usia Ibu, BBLR, Faktor resiko.

Abstract

Latar Belakang: BBLR merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi di

Indonesia. Usia ibu adalah salah satu faktor yang memengaruhi kejadian bayi lahir

dengan BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia ibu

dengan kejadian bayi lahir dengan berat badan rendah di Kabupaten Siak pada tahun

2025.

Metode: Penelitian ini menggunakan analisis sederhana berupa uji chi-square untuk

melihat bagaimana usia ibu memengaruhi kemungkinan melahirkan bayi dengan

BBLR di Kabupaten Siak pada tahun 2025.

Hasil: Penelitian menemukan adanya hubungan yang kuat antara usia ibu dan

kemungkinan melahirkan bayi dengan berat badan rendah. Ibu yang berusia kurang

dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun memiliki risiko lebih tinggi untuk melahirkan

bayi dengan berat badan rendah. Analisis ini menunjukkan bahwa usia ibu

merupakan faktor risiko bagi kejadian berat badan lahir rendah.

Kesimpulan: Usia ibu merupakan faktor penting yang memengaruhi jumlah bayi

dengan berat badan lahir rendah di Kabupaten Siak pada tahun 2025. Oleh karena

itu, penting bagi ibu hamil untuk menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan

rutin ke dokter guna mengurangi risiko melahirkan bayi dengan berat badan rendah.

Downloads

Published

2025-08-31

How to Cite

Siti Aisyah, & aulia, devi dian. (2025). Hubungan Usia Ibu Dengan Kejadian BBLR di Kabupaten Siak Tahun 2025. CURA: Midwifery and Medicine – Advances in Health Management, 2(2). Retrieved from https://jurnal.unrida.ac.id/index.php/CURA/article/view/133

Issue

Section

##section.default.title##

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.