Peran Literasi Kesehatan Reproduksi Ibu dalam Mencegah Pernikahan Dini pada Anak Perempuan: Studi Intergenerasional

Authors

  • Amalia Dwi Okta Harahap Universitas Riau Indonesia
  • Amelya Rahmawati Universitas Riau Indonesia

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada kesehatan reproduksi, pendidikan, dan kualitas hidup anak perempuan. Literasi kesehatan reproduksi ibu berperan penting dalam memberikan informasi dan mencegah risiko pernikahan dini. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan literasi kesehatan reproduksi ibu dengan pencegahan pernikahan dini pada anak perempuan di wilayah kerja Puskesmas Sipayung. Penelitian menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu yang memiliki anak perempuan usia remaja yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p-value < 0,05 Dari 60 responden, sebagian besar ibu berusia 20–35 tahun (58,3%), berpendidikan menengah (50%), dan merupakan ibu rumah tangga (63,3%). Sebanyak 40 ibu (66,7%) memiliki literasi kesehatan reproduksi yang baik. Hasil uji Chi-Square menunjukkan p-value = 0,002 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan signifikan antara literasi kesehatan reproduksi ibu dengan pencegahan pernikahan dini. Literasi kesehatan reproduksi ibu berperan penting dalam mencegah pernikahan dini melalui peningkatan pengetahuan, komunikasi, dan pendampingan terhadap anak perempuan

Downloads

Published

2024-08-31

How to Cite

Amalia Dwi Okta Harahap, & Amelya Rahmawati. (2024). Peran Literasi Kesehatan Reproduksi Ibu dalam Mencegah Pernikahan Dini pada Anak Perempuan: Studi Intergenerasional. CURA: Midwifery and Medicine – Advances in Health Management, 1(2). Retrieved from https://jurnal.unrida.ac.id/index.php/CURA/article/view/156

Issue

Section

##section.default.title##