Pengaruh Edukasi Berbasis Storytelling Digital terhadap Sikap Remaja terhadap Pernikahan Dini dan Kehamilan Remaja

Authors

  • Rizki Natia Wiji Universitas Riau Indonesia

Keywords:

storytelling digital, remaja,, pernikahan dini, kehamilan remaja,, kesehatan reproduksi

Abstract

Pernikahan dini dan kehamilan remaja masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan reproduksi yang dapat memberikan dampak terhadap pendidikan, kondisi sosial, psikologis, ekonomi, serta masa depan remaja. Edukasi kesehatan reproduksi yang disampaikan secara konvensional sering kali kurang menarik bagi remaja yang terbiasa menggunakan media digital. Storytelling digital merupakan salah satu metode edukasi yang menggabungkan narasi, gambar, suara, video, dan pesan edukatif sehingga dapat membuat informasi lebih mudah dipahami dan menarik bagi remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi berbasis storytelling digital terhadap sikap remaja mengenai pernikahan dini dan kehamilan remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari 60 remaja yang dibagi menjadi kelompok eksperimen sebanyak 30 responden dan kelompok kontrol sebanyak 30 responden. Kelompok eksperimen diberikan edukasi kesehatan reproduksi menggunakan media storytelling digital, sedangkan kelompok kontrol diberikan edukasi menggunakan media konvensional. Sikap remaja diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan paired t-test dan independent t-test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Berdasarkan data simulasi penelitian, rata-rata skor sikap terhadap pernikahan dini pada kelompok eksperimen meningkat dari 62,43 ± 6,21 menjadi 78,57 ± 5,18. Sementara itu, skor sikap terhadap kehamilan remaja meningkat dari 60,87 ± 6,54 menjadi 79,20 ± 5,43. Hasil uji paired t-test menunjukkan terdapat perubahan yang signifikan pada kelompok eksperimen dengan p < 0,001. Pada kelompok kontrol, perubahan skor tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna. Hasil perbandingan perubahan skor antarkelompok menunjukkan bahwa peningkatan sikap pada kelompok storytelling digital lebih besar dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan: Edukasi berbasis storytelling digital berpotensi memberikan pengaruh positif terhadap sikap remaja mengenai pencegahan pernikahan dini dan kehamilan remaja. Storytelling digital dapat dipertimbangkan sebagai media edukasi kesehatan reproduksi yang menarik dan sesuai dengan karakteristik remaja di era digital

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Rizki Natia Wiji. (2026). Pengaruh Edukasi Berbasis Storytelling Digital terhadap Sikap Remaja terhadap Pernikahan Dini dan Kehamilan Remaja. CURA: Midwifery and Medicine – Advances in Health Management, 3(1). Retrieved from https://jurnal.unrida.ac.id/index.php/CURA/article/view/136

Issue

Section

##section.default.title##